lemot syndrome

bismillah

Lemot syndrome, atau yang biasa di sebut ‘telmi‘ atau kalo kata tukul ‘loading‘ adalah sebuah penyakit yang menyerang pusat syaraf Anda, terutama otak. Gejalanya antara lain:

  • Anda merasa terasing di dunia ini
  • Anda merasa semua omongan orang lain tidak ada yang Anda pahami
  • Anda bingung kenapa orang2 di sekitar Anda tertawa melihat suatu pertunjukan atau acara lawak
  • Orang2 di sekitar Anda mengeluh karena jika mereka berbicara dengan Anda, maka mereka harus berbicara paling tidak 2 kali untuk masalah yang sama
  • Semakin lama semakin sedikit orang yang mau bekerja kelompok dengan Anda

Hati2, jika gejala2 di atas sudah muncul, maka Anda mungkin terserang lemot syndrome. Lemot syndrome tidak hanya mengganggu penderitanya tetapi juga sangat mengganggu orang2 di sekitarnya. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat memalukan & menyebalkan. Karena, sering sang penderita tidak sadar bahwa dirinya terserang lemot syndrome. Sehingga banyak orang di sekitar penderita yang tersiksa jika berada dekatnya.

Lemot syndrome dapat menyerang siapa saja. Dari anak2 sampai orang tua. Tetapi disinyalir, penderita terbanyak lemot syndrome adalah orang2 yang berumur di atas 60 tahun. Tidak hanya orang dengan kemampuan pas2an saja yang dapat terkena penyakit ini. Orang dengan IQ di atas 140 pun mempunyai kemungkinan yang sama dengan orang lain untuk terserang penyakit ini. Tetapi jangan kuatir, sampai saat ini belum ditemukan adanya kemungkinan penyakit ini menular. Jadi, jangan takut untuk berada di dekat penderita lemot syndrome karena Anda tidak akan tertular. Justru orang yang menderita lemot syndrome sangat butuh perhatian & kasih sayang Anda.

Biasanya, penyakit ini mulai menyerang di saat2 menjelang malam hari.  Karena pada saat tersebut, baik pikiran maupun tubuh sudah mulai merasa letih sehingga penyakit ini mudah menyerang.Tetapi tidak jarang penyakit ini menyerang justru di saat kondisi tubuh sedang pada puncaknya di siang hari.

Penyakit ini disebabkan oleh antara lain :

  • Kurang konsentrasi
  • Badan yang letih
  • Suasana yang kurang kondusif (mis. di terminal atau di dekat pesawat yang sedang take-off)
  • Kemampuan otak menerima rangsangan sedang menurun
  • Banyak pikiran (ato banyak hutang )

Sayangnya, berbagai penelitian masih belum menemukan cara atau obat yang manjur untuk menghindari lemot syndrome. Sehingga sebisa mungkin diri Anda sendiri yang mencari solusinya. Berikut alternatif cara untuk menghindari lemot syndrome :

  • Rileks dalam menghadapi berbagai cobaan
  • Konsentrasi
  • Cukup istirahat
  • Lunasi hutang2 Anda
  • Yang paling penting adalah, selalu berdoa kepada Tuhan agar Anda dihindarkan dari penyakit ini

Sedikit nasihat dari saya, jika teman Anda sedang terserang penyakit ini, jangan ditertawakan karena hal tersebut dapat berbalik kepada Anda, justru disaat Anda sedang tidak ingin mengalaminya. Bersabarlah dalam menghadapi orang yang sedang terkena lemot syndrome. Berbicaralah pelan2 sampai penderita tersebut mengerti apa yang sedang terjadi.

wassalam

~sedikitCurcoldariPengalamanpribadi

~insyaAllahadaSambungannya

Categories: daily life | Tags: , , | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “lemot syndrome

  1. Gmn gmn Mal?
    Tolong diulang postingan lo ^^
    Jadi…

  2. Lutfi

    Makasih…
    Membantu sekali…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: