kollywood

bismillah

Si Serba sederhana Kollywood yang Siap Menggeser si Glamor Bollywood

RAJINIKATH tak pernah sedikit pun membayangkan hidupnya bakal seperti sekarang ini. Namanya melejit di India, bahkan dikenal sampai Jepang dan Jerman. Ribuan fans mengidolakan dia. Sampai-sampai ada yang menaburkan susu di baliho yang bergambar wajahnya, sebuah bentuk pemujaan yang biasanya hanya ada pada ritual kepada para dewa.

Padahal, sebelumnya, Rajinikath hanyalah seorang kondektur bus di Bangalore. Tapi, berkat film berjudul Sivaji yang dia bintangi tahun lalu meledak di pasar, Rajinikath kini menjadi aktor dengan bayaran termahal di India.

Tunggu dulu, kondektur menjadi aktor termahal? Semua bisa terjadi karena Kollywood. Itulah pusat industri film India yang bersahaja, tapi kian hari kian menggerogoti ketenaran si glamor Bollywood. Kalau Bollywood berada di kawasan elite di Mumbai, Kollywood terjepit di antara salon kecantikan, penjahit, toko wig, dan stan peramal bintang di Kodambakkam, Chennai, yang sumpek.

Segalanya serbasederhana di Kollywood. Tak ada studio berfasilitas luks, tak ada bintang bernama besar macam Sakhrukh Kahn atau Raj Kapoor. Tapi, justru di situlah keistimewaan Kollywood. Siapa saja bisa menjadi bintang di sentra film yang berada di kawasan berbahasa Tamil -bahasa pinggiran di India yang mayoritas berbahasa Urdu- itu.

Para pemeran utama di film produksi Kollywood bisa saja seorang kondektur bus atau penjahit. Atau, mereka yang fisiknya jauh dari sempurna. Entah itu perutnya gendut atau dagunya terbelah dua.

”Kami juga lebih suka melibatkan banyak orang dalam film buatan kami. Ratusan atau bahkan ribuan,” ujar Prabakaran, salah seorang sutradara Kollywood, kepada The Washington Post pekan lalu.

Dengan prinsip yang, rupanya, menabrak semua aturan pembuatan film itu, toh Kollywood bisa eksis. Tahun lalu mereka memproduksi 107 film. Para pengamat film di India memperkirakan, dalam waktu tak lama lagi, Kollywood bakal menggeser Bollywood sebagai sentra film di negeri tua itu.

Di mana letak rahasia kesuksesan Kollywood? Sederhana saja, pada cerita. Semua film produksi Kollywood terbagi ke dalam dua plot besar: perkelahian dan percintaan. Karakter-karakter yang ditampilkan juga sangat membumi.

”Para tokoh dalam film-film Kollywood tak berbeda dengan orang yang Anda temui tiap hari,” ujar Uma, salah seorang aktris.

Dulu perkelahian dan percintaan juga menjadi tema dasar film produksi Bollywood. Tapi, belakangan Bollywood mulai meninggalkan identitas itu. Karakter-karakternya juga seperti mengawang di angkasa. Kebanyakan bergelimang harta. Para penikmat film India pun seperti tidak melihat India di dalam film India produksi Bollywood.

Karena itu, para penonton beralih ke Kollywood. Di sana penonton bisa puas menyaksikan tokoh jagoan mereka menghajar puluhan preman tanpa sedikit pun luka di tubuh. Tak masuk akal memang. Tapi, scene-scene seperti itulah yang justru dicari penikmat film India.

Kollywood pun meledak. Sayang, kesuksesan komersial itu tak segendang sepenarian dengan peningkatan profesionalisme. Kedisiplinan adalah hal yang sulit ditemui di Kollywood. Termasuk untuk si kondektur, eh maaf, aktor termahal Rajinikanth sekalipun.

”Mungkin dia akan datang hari ini (akhir pekan lalu), mungkin juga tidak. Kami tidak pernah yakin,” kata Saravanan, sutradara lain di Kollywood.

sumber http://forum.detik.com/showthread.php?t=69304

wassalam

Categories: do you know | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: