Graha Garuda Tiara Indonesia

bismillah

Kamis, 27/11/2008 11:08 WIB
Garuda Raksasa di Cileungsi
Sayap Jadi Wisma, Kepala Ruang Konvensi, Ekor Jadi Hotel

Indra Subagja – detikNews


Jakarta – Tak jauh dari kediaman SBY di Cikeas, berdiri Graha Garuda Tiara Indonesia. Bangunan gedung seluas 5 hektar di kawasan Cileungsi, Bogor, ini dibangun dengan dana lumayan besar. Uang miliaran digelontorkan demi proyek prestisius ini.

“Dibangun sejak Februari 1995,” kata seorang petugas keamanan, sebut saja Narto, saat ditemui di lokasi, Kamis (27/11/2008).

Kala itu di tanah seluas 44 hektar, ratusan pekerja dikerahkan. “Bangunannya kokoh, bajanya saja dari Bukaka,” sebut Narto.

Pembangunan dilakukan dalam 2 tahap. Setelah membuka area yang dahulunya hutan karet dan membangun pondasi, pengerjaan dihentikan sementara.

“Akhir tahun ’95 berhenti dan dilanjutkan lagi Agustus 1996. Selesai bulan Oktober 1996, pekerjaannya dikebut siang malam,” jelas Narto, yang bekerja sejak awal berdirinya bangunan ini.

Saat itu pengoperasian gedung mulai dilakukan. “Tamu-tamu mulai datang. Kebanyakan rombongan,” imbuhnya.

Kompleks Garuda Tiara ini terdiri atas wisma A, B, C, D, dan E, yang merupakan bagian sayap dan masing-masing terdiri dari 3 lantai dengan total 456 kamar.

“1 Kamar bisa diisi 4 orang itu untuk yang D dan E. Kalau yang A,B, dan C 1 kamar bisa diisi 8 orang,” tambahnya.

Bagian dada dan kepala Garuda terdapat lobi dan ruang konvensi yang mampu menampung 3 ribu orang.

Sedang di bagian ekor diperuntukkan bagi hotel. “Total ada 196 kamar,” jelasnya.

Ada juga lapangan parkir yang luas hingga menampung 100 bus, dan landasan helipad. Tidak hanya itu saja, kompleks olahraga juga tersedia.

“Ada 2 lapangan tenis, 2 lapangan basket, dan 2 lapangan volly. Ada juga 2 kolam renang,” tambahnya.

Namun kini semuanya jauh berbeda. Setelah 13 tahun berlalu, ilalang dan terik matahari merusak semuanya. Taman-taman dan bangunan megah seolah sirna.

Pantauan detikcom, atap bangunan mulai lapuk serta tembok-tembok tampak kusam. Kaca-kaca gedung juga tampak rusak.

Tidak ada lagi denyut kehidupan di gedung yang dahulu biasa disinggahi ekspatriat asing, yang banyak bekerja di pabrik-pabrik di sekitar lokasi.

(ndr/nrl)

Link terkait

wassalam

~baru tau di indonesia ada begituan..

Categories: do you know | Tags: , , , | 7 Comments

Post navigation

7 thoughts on “Graha Garuda Tiara Indonesia

  1. Pertamax!
    Jadiin musem aza v(^_^)
    Sayang banget kalo ga dipake, padahal umurnya masih belasan tahun.

  2. viku41

    @ipro
    lo kira ni kaskus pa..
    gapake pertamax2an…😀
    tapi katanya itu dulu bekas kuburan
    jadi seyem….
    cek http://www.detiknews.com/read/2008/11/27/142723/1043963/10/eks-kebun-karet-untuk-korban-petrus

  3. Suardi

    bekas kuburan kan subur, mestinya tanamannya berbuah lebat. jual saja untuk perawatan.

  4. viku41

    @suardi
    harusnya yah…
    tapi kalo mau dijual kan tanahnya masih berkasus..😀

  5. fika

    kta’a cih bnyak hantunya , lgian gax di uruz ma pemerintah . dasar oon !!!!!1 :,{

  6. Sekarang sudah seperti sarang burung.
    Semak2-nya melebihi tinggi manusia.

  7. aniis ha iffa kaa

    hiish sayang banged ig,dengan dana yang gasedikit,bangunan yang belum selesaii sepenuhnya diidiemin tok..
    mbo pemeriintah khii enek inisiatip buat ngrawat…
    ckckck

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: