Pakai Kaus Palestina, Kanoute Diancam Sanksi

bismillah

=============================================================================

Pakai Kaus Palestina, Kanoute Diancam Sanksi

Frederic Kanout menunjukkan kaus bertuliskan Palestina, setelah mencetak gol ke gawang Deportivo La Coruna.

Jumat, 9/1/2009 | 00:40 WIB

MADRID, JUMAT – Striker Sevilla, Frederic Kanoute terancam kena sanksi dari federasi sepak bola Spanyol (RFEF). Pasalnya, dia menunjukkan kaus Palestina di balik kostum Sevilla, usai mencetak gol ke gawang Deportivo La Coruna pada partai leg pertama Copa del Rey, Kamis (8/1) dini hari.

Pada pertandingan itu, begitu mencetak gol, Kanoute langsung menyingkap kostumnya. Segera terlihat kaus dalamnya berwarna hitam bertuliskan “Palestina” dengan berbagai bahasa.

Ini ujud solidaritas Kanoute kepada Palestina yang sedang mendapat serangan Israel. Aksi tersebut dinilai bermuatan politik yang sangat ditabukan dalam sepak bola. Maka, kemungkinan Kanoute mendapat sanksi.

Jumat (9/1), RFEF akan mempelajari kasus tersebut. Karena aksinya tersebut, Kanoute sudah mendapat kartu kuning dari wasit Antonio Mateu Lahoz.

Lahoz mengatakan, tindakan Kanoute itu menyalahi aturan. Maka, dia tanpa ragu memberikan kartu kuning.

“Saya melihat pertandingan dan kaus dipenuhi tulisan Palestine. Bukan berarti saya membela Israel, tapi semata-mata melihat itu sebuah pelanggaran,” kata Lahoz.

Namun, tindakan Kanoute itu dipuji Duta Besar Palestina di Spanyol, Mahmoud Aluanen. Menurutnya, Kanoute lelaki yang berani.

“Olahragawan juga seorang manusia dan tak bisa mengingkari perasaannya. Mereka punya hak untuk mengekspresikan pendapatnya tentang masalah hak asasi manusia. Saya kira semua anak Palestina yang menyukai sepak bola, akan senang dengan aksi Kanoute tersebut,” jelas Atualen.

Sengaja atau tidak, aksi Kanoute itu dilakukan hanya sehari sebelum Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, akan bertemu Perdana Menteri Spanyol, Jose Luis Rodriguez Zapatero, dan Raja Juan Carlos, di Madrid. (AP)

=========================================================================

baru pake tulisan Palestine…kalo pake tulisan Allah dlm bhs Arab kena kartu merah kali ya…

salah satu yang kasih komen :

kimung @ Jumat, 9 Januari 2009 | 10:03 WIB
tanpa bermaksud SARA, Saya rasa ini itdak adil untuk kanoute bila harus di hukum kartu kuning dan sanksi lain dengan alasan politik atau agama.. karena saya sangat sangat sangat sering meilihat hal yang sama pada acara sepak bola dengan menuliskan I love …. (nama tuhan agama tertentu) yang di tunjukan setelah mencetak goal dan pemain tersebut tidak dapatkan hukuman apapun. ini adalah hak kebebasan berekspresi manusia.thx

he..he..he..komentar yang sangat menarik…

wassalam

Categories: do you know | Tags: | 4 Comments

Post navigation

4 thoughts on “Pakai Kaus Palestina, Kanoute Diancam Sanksi

  1. baru pake tulisan Palestine…kalo pake tulisan Allah dlm bhs Arab kena kartu merah kali ya…

    tentunya tidak boleh dilupakan, bahwa krisis di Gaza terutama berakar dari masalah politis dan geografis (dan agama cuma jadi faktor kesekian soal ini, suka atau tidak).😉

    tapi anehnya, hal ini yang sepertinya banyak dilupakan oleh solidaritas untuk Palestina, khususnya di Indonesia. Gaza adalah krisis kemanusiaan. politik. agama? mungkin bisa dibilang, ‘tumpangan’ saja.

    btw, just wondering. seandainya penduduk Gaza yang sedang under-fire ini bukan orang Arab, masihkah reaksi orang-orang di Indonesia sama?

    tanya kenapa.. kenapa tanya.😉

    ~kenapa pula ‘Palestina’ diidentikkan dengan ‘Islam’ ya?

  2. viku41

    ~kenapa pula ‘Palestina’ diidentikkan dengan ‘Islam’ ya?

    karena :
    – mayoritas penduduknya muslim
    – deket sama negara2 Arab
    – ada bangunan bersejarah punya umat Islam

    seandainya penduduk Gaza bukan orang Arab gimana reaksi Indonesia

    wah, kalo itu no comment saiyah…😀
    ambil contoh krisis di Thailand ato Tibet ato India d…

  3. seandainya penduduk Gaza bukan orang Arab gimana reaksi Indonesia

    Hehehe, gmn kl lebih ekstrim lagi?
    Seandainya mayoritas penduduk Gaza bukan beragam Islam gimana reaksi Indonesia?

    Agama itu komoditi.
    Perang juga komoditi.
    Apalagi berita, juga komoditi.
    UUD.
    Selama masih menguntungkan suatu pihak, maka akan terus dipeliharalah hal semacam ini.
    Aih, politik dunia.

    Bagaimana dengan penurunan BBM 3x berturut-turut?
    *grin*

  4. viku41

    he..he..he..
    Seandainya mayoritas penduduk Gaza bukan beragam Islam gimana reaksi Indonesia?
    bukan reaksi Indonesia, tapi reaksi America gimana hayo…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: